Tabung Masa Depan ...

Thursday, May 02, 2013

Kisah Teladan : Keperibadian Rasulullah S.A.W

RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya". Setiap pagi Rasulullah s.a.w. mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah s.a.w. menyuap makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah s.a.w  melakukannya hingga menjelang Nabi Muhammad s.a.w.  wafat. Setelah kewafatan Rasulullah s.a.w. tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah itu?", tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah s.a.w. selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.ha.

Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "Siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "Aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah s.a.w. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.

Moga2 bermanafaat untuk semua ...


( N3 AUTO PUBLISH )

18 comments:

maria firdz said...

nice entry.. :)

Nurzakiah Hanum said...

salam khamis
singgah sini
dah sarapan

nuyui a.k.a miss YUI said...

=)

Kancil 8349 said...

tingginya peribadi Rasulullah...

Dylla Abas said...

sumpah menangis baca kisah ni..mulianya peribadi Rasulullah S.A.W

Sheila Salim said...

Assalamualaikum. subhanallah.. berkesan dihati. terima kasih KA sudi share keperibadian Rasullulah SAW yang terpuji dan patut dicontohi. insyallah :)

mama maman aka yana said...

dear KA.. please email me at mmaiman765@gmail.com

i missing ur add already.. kiki

kiera'sakura said...

memang sayu bergenang air mata bila baca kisah yang nie kan ;(

ieda immi said...

sungguh tinggi keperibadiannyaaa ..
TQ sharing kak .. ;)

Ummiarissa Mahdi said...

sangat menyentuh hati dan boleh dijadikan renungan...ada kaitan dengan hidup kita sekarang ini...

Farah Waheda Wahid said...

banyak pengajarannya di situ jika kita sebagai hambaNya dan juga umat Muhammad SAW mendalami dan menerapkan nilai2 Islam yang sebenar dalam diri kita kan KA?

biarpun orang memfitnah, biarpun orang make-up stories dari cerita asal yang mereka tidak tahu version sebenarnya dan berdasarkan andaian sendiri dan masing2... jangan sekali2 kita ikut mereka untuk membalas or buat jahat...biarkan mereka terlarut... yang penting kita jangan berhenti berbuat kebaikan, bersihkan hati kita dan ikhlas serta jujur... Allah tahu mana satu yang mana... pandangan manusia tidak penting...yang penting pandangan Allah pada kita... ^_^

semoga hati kita semua terpelihara dari titik2 hitam...

m.u.l.a.n said...

tqs for sharing..

Raudzah Zahari said...

Nice sharing KA..terasa untungnya kita menjadi umat Nabi Muhammad SAW..

Haryati Faizal said...

tersentuh hati baca citer ni...

Ena's Stories said...

begitu mulia hati Rasulullah SAW...tetap bersabar wpun bagai bagai cemuhan yg beliau terima...

Ira said...

terima kasih KA sudi kongsi cerita ini. Smga kita semua mencontohi sifat2 mulia baginda Rasulullah SAW

Chic Na said...

InshaAllah menjadi teladan utk semua. ;)

Deqla Manjew said...

sebab tu la rasulullah contoh teladan terbaik...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...